22.12.12

Selamat Hari Ibu!!


Selamat Malam bloggers...!!
Well, lama tak menulis. Lagi tidak berada di kandang, jadi fasilitas internet tak memadai. Makanya saya tak bisa menulis banyak. Saat ada kesempatan buat menulis, nah digunakan deh. Nyuri-nyuri internet di tempat tante (yes, I will spend my holiday season di tempat tante) hahahah.. moga ga ada orang rumah yang baca tulisan ini.

Hari ini tepatnya tanggal 22 Desember 2012, pengen nulis dikit tentang Ibu dan hari Ibu. Topik Ibu menjadi sebuah topik yang agak sensitif bagi saya. Ya, tepatnya setelah perempuan yang saya sebut Ibu itu pergi untuk selamanya dari sisi saya.  Tapi, walaupun dia telah pergi dari sisi saya, dia tak akan pernah pergi dari hati dan hidup saya. Selama jantung saya masih berdetak, dia masih hidup dalam hati saya. 

Apa arti Ibu?
Ibu adalah seorang perempuan biasa yang menjadi luar biasa ketika ia digelari Ibu. Kenapa gelar? Bagi saya itu adalah sebuah gelar hidup yang tak bisa diberikan  institusi akademik manapun. Saat seorang perempuan biasa mengandung selama 9 bulan, kemudian berjerih payah untuk melahirkan anaknya, lalu  menyusui  anaknya, lalu membesarkan, mendidik, dan merawat anaknya, maka ia sangat pantas digelari ibu, sebuah gelar yang tak dapat dibeli dengan uang.  Jadi saya cukup paham mengapa banyak perempuan menjadi  sedih dan menderita tekanan batin saat tak bisa menyandang gelar ini. Tapi di saat yang sama saya juga bingung mengapa banyak wanita dengan gampangnya membuang kesempatan mereka untuk menyandang gelar itu. Entahlah, masing-masing orang dengan alasannya.

Apa yang ibu berikan selama hidupnya?
Banyak! Tak bisa dihitung. Mulai dari kasih sayang, waktu, tenaga, pikiran, doa dan masih banyak lagi yang tak bisa dihitung. Terima Kasih Mama!! Dari dialah saya belajar sabar, belajar bagaimana memperlakukan orang lain, bagaimana menghadapi hidup dan masih banyak lagi. Kayak istilah like daughter like mom, begitulah saya dibentuk. Bagaimana dia menghadapi ayah saya yang emosian, gak sabaran, pemarah, bagaimana dia menghadapi orang-orang yang tak menyukainya, bagaimana dia menghadapi orang yang butuh bantuannya, dan bagaimana dia menghadapi  kehidupannya. Berharap suatu saat nanti saya akan menjadi seorang ibu dengan karakter seperti ibu saya.

Apa yang ingin dilakukan atau diberikan untuk ibu?
Kesempatan untuk melakukan sesuatu untuk ibu secara langsung saat ini mungkin mustahil bagi saya. Ya, ibu saya telah meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya. Tapi, menyelesaikan studi  seperti keinginannya  adalah hadiah yang akan saya persembahkan untuk ibu. Kemudian, menjadi orang yang sukses, punya keluarga yang bahagia dan hidup bahagia selamanya adalah hadiah utama yang saya yakin akan membahagiakan ibu. Tak ada hal yang paling bahagia bagi seorang ibu jika melihat anaknya bahagia. Dan hal paling bahagia bagi seorang anak saat melihat ibunya tersenyum melihat anaknya bahagia. Semoga suatu hari ibu akan tersenyum dari sorga melihat saya bahagia bersama keluarga saya. AMIN (NB: doa neh! Hahaha)

So?
Mau bilang Happy Mothers Day buat semua perempuan yang telah bergelar ibu dimana saja mereka berada. Buat ibu saya di surga sana, Selamat Hari Ibu ya ma.. terima kasih telah memberikan saya kesempatan memiliki seorang ibu. Kaulah segalanya, tak tergantikan apa pun juga. Harta paling berharga yang pernah saya miliki, dan kenangan terindah yang selamanya hidup dalam ingatan saya. Semoga suatu hari nanti saya bisa menjadi seorang ibu HEBAT seperti dirimu ma. Terima Kasih.


SELAMAT HARI IBU



Sehari sebelum ibu saya menutup mata untuk selama-lamanya, dia menelpon, kemudian saya berkata "jangan lupa doakan saya ya Ma". Dan dia berkata "dia selalu mendoakan saya, seperti lagu 
Di doa ibu ku, nama ku disebut."

No comments: