13.11.12

Dia bilang KARMA!

Aku pernah menulis tentang KARMA, 
aku pernah bercerita banyak tentang KARMA,
bahkan aku meraih kesuksesan karena KARMA. 
Tapi hari ini aQ menyaksikan apa itu KARMA yang pernah kutuliskan dan kuceritakan itu.

Hidup ini adil bukan, kawan?
Dulu saat aku meneteskan air mata..
Kau TERTAWA..
Dan sekarang saat kau meneteskan air mata..
Jangan salahkan aku akan keadaan ini..

Memang.. alam punya hukumnya sendiri..
Apa yang kau tabur, itu yang kau tuai..
Kau tak akan menuai gandum untuk butiran kacang yang kau tabur..
dan Kau akan menuai badai untuk angin yang kau tabur..

Dulu kau tabur kebencian di hidup ku..
dan sekarang tuailah penolakan dalam hidup mu..
Dulu kau tabur kepahitan dalam cerita ku..
maka sekarang tuailah kehancuran dalam kisah mu..

Untuk setiap tetesan air mata ketulusan..
akan ada bayarannya..
untuk setiap tawa kecurangan..
ada ganjarannya..

Hidup ini adil bukan, kawan?
Bukan aku yang menentukan keadilan bagi mu..
alamlah yang menentukannya..
bukan aku yang menuntut pembalasan bagi mu..
hiduplah yang menuntutnya..

Kalau hari ini kau diambang kehancuran..
Itu pilihan mu..
Kalau hari ini kau sangat terluka..
Itu keputusan mu..

Jangan salahkan aku..
Jangan salahkan dia..
Jangan salahkan hidup..
Ini memang KARMA mu..NIKMATILAH!!

6.11.12

Kau....Hanya Sebuah Mimpi..


Tak ku kira waktu berlalu begitu cepat..
Tak ku sangka, kau masih hadir dalam setiap tidur lelap ku..
Entah indah entah perih.. bagi ku kau selalu indah.. walau hanya sebuah mimpi..

Kau tak mungkin ku genggam..tapi tak rela juga ku lepaskan..
Ingin rasanya ku tertidur lelap..
Menyusuri gelapnya malam..
Menikmati sunyinya sepi..
Bersama diri mu.. walau hanya sebuah mimpi..

Kala hati sendu.. kala jiwa terluka..
Kau berikan  ku ketenangan..
Kala gelap mencekam..kala dingin menusuk tulang..
Kau berikan ku kehangatan..

Kisah mu.. tawa mu.. canda mu.. tak terhalang jarak dan waktu..
Menyanyikan melodi  indah dalam pejaman mata ku..
Menggoreskan pahatan-pahatan bahagia di setiap desahan napas ku..
Tenang..Indah..Tak terkatakan..
Melabuhkan ku di tepian mimpi tak berujung..

Tapi,
Esok aku harus membuka mata..
Menatap liku-liku jalan di depan ku..
Menantang  kerasnya hidup..
Merawat  goresan-goresan luka yang tak kunjung sembuh..
Berjuang melewati hari.. menyongsong sang malam..
Demi mimpi indah semalam..

Tuhan.. satu ku pinta..
Berikan ku mimpi indah..
Seindah diri mu..walau hanya sebuah mimpi..








~at an early morning~