23.2.14

~Gentleman's Dignity~

#Gudang Beras-Kulim, 22:47

Lama sekali rasanya saya tak meninggalkan jejak di lembaran diary elektrik ini. Mungkin banyak yang penasaran, dimana saat ini saya berada. Atau mungkin juga tak ada yang mempertanyakan keberadaan saya. Hahaha Ironis memang!! Well, jadi isi postingan ini akan diawali dengan informasi tentang keberadaan saya. Agak kurang penting memang, tapi paling tidak mengobati rasa penasaran para pembaca sekalian (ragu juga emang ada yang baca? Kalau dibaca tolong komen ya!!Thank You).   Ok, untuk informasi awal, saat ini saya berada di salah satu titik Pulau Sumatera, Provinsi Riau tepatnya, lebih tepatnya lagi kota Pekanbaru, lebih lebih tepatnya lagi Kec. Tenayan Raya dan.. ah saya rasa alamat lengkap tak perlu saya sebutkan. Ketakutan terbesar saya, akan banyak kiriman hadiah dari fans-fans saya di seluruh penjuru dunia (Ngarep aja bisanya-sambil ketawa guling-guling). Ok, singkat kata singkat cerita, saya sedang berada di suatu tempat yang bernama Kulim (silahkan googling sendiri), untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai aparat negara yang bekerja untuk masyarakat. Ah berasa layaknya pejabat Gubernur Riau. :D  Well, cukup doakan semoga saya baik-baik di sini sampai berakhir masa kontrak saya selama 2 tahun ya. AMIN!!
Selanjutnya, kenapa tiba-tiba saya menulis postingan baru??  Padahal kolom-kolom diary elektrik  ini nampaknya telah tertutup debu karena ditinggal nyonya rumahnya. Karena saya ingin menulis!! Itu saja jawabannya, tak ada yang lain. Sekitar satu jam yang lalu, saya baru saja menyelesaikan sebuah serial Korea berjudul “Gentleman's Dignity”. Hasil rekomendasi kedua sahabat saya yang dengan rela mengirimkan serial ini dalam bentuk DVD, meskipun dengan ongkir yang tak sedikit. Saya ingin mengucapkan terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam kepada Rahelita F.S.Modokh dan Arly E.M de Haan. Terima kasih sobat!!  Bagaimana rekomendasi mereka??  Katanya, film ini cocok untuk mereka-mereka yang masih single di marriage age. Ok, saya merasa salah satu dari mereka-mereka itu. Jadi, dengan semangat 45, tak perlu waktu lama untuk akhirnya menyelesaikan serial 20 episode ini. Tapi maaf, saya cukup lelah untuk menceritakan detailnya, jadi yang penasaran silahkan ditonton sendiri. Recommended  bagi para single di marriage age.
Apa pelajarannya??
1.      Tak pernah ada  kata terlambat untuk menikah!! Lho?? Harusnya kan tak ada kata terlambat untuk belajar. Ya,  sebagian besar pola pikir orang Indonesia dengan budaya Timurnya mengharuskan  semua wanita dan pria yang berstatus single untuk menikah di umur kurang dari 30 tahun (beda dengan orang Korea yang sebagian besar menikah di atas umur 30-Jang Dong Gun-Nama asli Kim Do Jin, menikah tahun 2010 pada umur 38 tahun). Bahkan ada yang baru menginjak umur 25, udah panas telinganya karena sering ditanya, koq belum menikah? Kapan menikah? Nanti jadi perawan dan perjaka tua, dsb. Sehingga, keadaan masih single di marriage age layaknya sebuah kutukan. Sangat dihindari, bahkan di sebagian daerah menjadi sebuah aib. Akibatnya banyak sekali mereka di umur  yang masih dibilang sangat muda, telah mengambil keputusan untuk menikah.  Belum cukup dewasa, belum sadar benar apa itu pernikahan, belum mengerti betul bagaimana membina rumah tangga, dan sama sekali belum mapan untuk membiayai keluarga. Ujung-ujungnya, perceraian menjadi pilihan satu-satunya saat pernikahan menghadapi masalah. So, belum menikah di umur lebih dari 25 tahun, sah-sah aja. Bahkan menikah di umur 41 tahun pun bukan merupakan sesuatu yang memalukan. Pernikahan bukan masalah umur. Pernikahan adalah bagaimana kesiapan anda untuk berkomitmen dan bertanggung jawab atas komitmen yang anda buat!!!
2.      Cinta tak memandang usia, tak memandang masa lalu. Cinta menerima apa adanya, bukan ada apanya!!!  Banyak orang tak sanggup mempertahankan cinta mereka hanya karena status sosial, karena perbedaan-perbedaan yang tak bisa dijembatani, bahkan juga karena masa lalu orang-orang yang mereka cintai.  Seo Yi Soo berhasil mempertahankan cintanya meskipun harus menerima kenyataan bahwa Kim Do Jin telah memiliki seorang anak dengan cinta pertamanya. Demikian pula Me Ah Ri dan Choi Yoon mampu mepersatukan cinta mereka meskipun perbedaan usia  17 tahun. Bagi banyak orang, mungkin hal ini hanya bisa terjadi dalam drama-drama percintaan. Tapi bukankah hidup ini juga merupakan sebuah panggung sandiwara?? Ah.. dimana-mana kalau ada niat, pasti ada jalan. ^^
3.      Sahabat itu mereka yang tertawa bersama anda di saat senang, dan menangis bersama anda di saat sedih.  Ikatan persahabatan yang ditunjukkan Kim Do Jin, Im Tae San, Choi Yoon dan Lee Jung Rok sedikit banyak bikin iri. Kenapa?  Ya, berharap bisa memiliki ikatan persahabatan seperti itu. Kapan pun dibutuhkan, selalu sedia. Bahkan di pagi-pagi buta untuk sebuah hal sepele pun tetap ada. Ah indahnya!!!  Kami berempat, 3 orang wanita dan 1 orang lelaki cantik. Umur persahabatan kami  tidak sebanyak mereka berempat di Gentleman’s Dignity. Meskipun demikian kami berharap memiliki persahabatan seperti itu. Saling memiliki, saling mengenal, saling mengerti, tapi tetap konyol dengan karakter masing-masing yang kami miliki. Seberapa jauh  pun kami terpisah, sahabat tetaplah sahabat. Meski telah bersama pasangan masing-masing, sahabat tetaplah sahabat. Selamanya!!
4.      The Fact :
         Saya sangat mengagumi Kim Do Jin!!! Dua sahabat saya pun demikian. Kim Do Jin bagaikan lelaki impian tiap wanita. ^^ Silahkan menonton dan menilai sendiri ^^

5.    Penampakannya :

Ki-Ka : Im Tae San, Kim Do Jin, Choi Yoon, Lee Jung Rok

Kim Do Jin.. Lelaki Impian DeeC, Rahel dan K' Arly

Scene Terfavorit!!! ^^ So Sweet!!





No comments: