#Gudang Beras-Kulim, 22:47
Lama
sekali rasanya saya tak meninggalkan jejak di lembaran diary elektrik ini.
Mungkin banyak yang penasaran, dimana saat ini saya berada. Atau mungkin juga
tak ada yang mempertanyakan keberadaan saya. Hahaha Ironis memang!! Well, jadi
isi postingan ini akan diawali dengan informasi tentang keberadaan saya. Agak
kurang penting memang, tapi paling tidak mengobati rasa penasaran para pembaca
sekalian (ragu juga emang ada yang baca?
Kalau dibaca tolong komen ya!!Thank You). Ok, untuk informasi awal, saat ini saya berada
di salah satu titik Pulau Sumatera, Provinsi Riau tepatnya, lebih tepatnya lagi
kota Pekanbaru, lebih lebih tepatnya lagi Kec. Tenayan Raya dan.. ah saya rasa
alamat lengkap tak perlu saya sebutkan. Ketakutan terbesar saya, akan banyak
kiriman hadiah dari fans-fans saya di seluruh penjuru dunia (Ngarep aja bisanya-sambil ketawa
guling-guling). Ok, singkat kata singkat cerita, saya sedang berada di
suatu tempat yang bernama Kulim (silahkan
googling sendiri), untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab saya sebagai
aparat negara yang bekerja untuk masyarakat.
Ah berasa layaknya pejabat Gubernur Riau. :D Well, cukup doakan semoga saya baik-baik di
sini sampai berakhir masa kontrak saya selama 2 tahun ya. AMIN!!
Selanjutnya,
kenapa tiba-tiba saya menulis postingan baru?? Padahal kolom-kolom diary elektrik ini nampaknya
telah tertutup debu karena ditinggal nyonya rumahnya. Karena saya ingin
menulis!! Itu saja jawabannya, tak ada yang lain. Sekitar satu jam yang lalu,
saya baru saja menyelesaikan sebuah serial Korea berjudul “Gentleman's Dignity”. Hasil rekomendasi kedua sahabat saya yang
dengan rela mengirimkan serial ini dalam bentuk DVD, meskipun dengan ongkir
yang tak sedikit. Saya ingin mengucapkan
terima kasih dari lubuk hati yang paling dalam kepada Rahelita F.S.Modokh dan
Arly E.M de Haan. Terima kasih sobat!!
Bagaimana rekomendasi mereka??
Katanya, film ini cocok untuk mereka-mereka yang masih single di marriage age. Ok, saya merasa salah satu dari mereka-mereka itu.
Jadi, dengan semangat 45, tak perlu waktu lama untuk akhirnya menyelesaikan
serial 20 episode ini. Tapi maaf, saya cukup lelah untuk menceritakan
detailnya, jadi yang penasaran silahkan ditonton sendiri. Recommended bagi para single di marriage age.
Apa
pelajarannya??
1. Tak pernah ada kata terlambat untuk menikah!! Lho?? Harusnya kan tak ada kata terlambat untuk
belajar. Ya, sebagian besar pola
pikir orang Indonesia dengan budaya Timurnya mengharuskan semua wanita dan pria yang berstatus single untuk menikah di umur kurang dari
30 tahun (beda dengan orang Korea yang
sebagian besar menikah di atas umur 30-Jang Dong Gun-Nama asli Kim Do Jin,
menikah tahun 2010 pada umur 38 tahun). Bahkan ada yang baru menginjak umur
25, udah panas telinganya karena sering ditanya, koq belum menikah? Kapan menikah? Nanti jadi perawan dan perjaka tua,
dsb. Sehingga, keadaan masih single di marriage age layaknya sebuah kutukan. Sangat dihindari, bahkan
di sebagian daerah menjadi sebuah aib. Akibatnya banyak sekali mereka di
umur yang masih dibilang sangat muda,
telah mengambil keputusan untuk menikah.
Belum cukup dewasa, belum sadar benar apa itu pernikahan, belum mengerti
betul bagaimana membina rumah tangga, dan sama sekali belum mapan untuk
membiayai keluarga. Ujung-ujungnya, perceraian menjadi pilihan satu-satunya
saat pernikahan menghadapi masalah. So, belum menikah di umur lebih dari 25
tahun, sah-sah aja. Bahkan menikah di umur 41 tahun pun bukan merupakan sesuatu
yang memalukan. Pernikahan bukan masalah umur. Pernikahan adalah bagaimana kesiapan anda untuk berkomitmen dan
bertanggung jawab atas komitmen yang anda buat!!!
2. Cinta tak memandang
usia, tak memandang masa lalu. Cinta menerima apa adanya, bukan ada apanya!!! Banyak orang tak sanggup mempertahankan cinta
mereka hanya karena status sosial, karena perbedaan-perbedaan yang tak bisa
dijembatani, bahkan juga karena masa lalu orang-orang yang mereka cintai. Seo Yi Soo berhasil mempertahankan cintanya
meskipun harus menerima kenyataan bahwa Kim Do Jin telah memiliki seorang anak
dengan cinta pertamanya. Demikian pula Me Ah Ri dan Choi Yoon mampu
mepersatukan cinta mereka meskipun perbedaan usia 17 tahun. Bagi banyak orang, mungkin hal ini
hanya bisa terjadi dalam drama-drama percintaan. Tapi bukankah hidup ini juga
merupakan sebuah panggung sandiwara?? Ah.. dimana-mana kalau ada niat, pasti
ada jalan. ^^
3. Sahabat itu mereka yang
tertawa bersama anda di saat senang, dan menangis bersama anda di saat
sedih. Ikatan persahabatan yang
ditunjukkan Kim Do Jin, Im Tae San, Choi Yoon dan Lee Jung Rok sedikit banyak
bikin iri. Kenapa? Ya, berharap bisa
memiliki ikatan persahabatan seperti itu. Kapan pun dibutuhkan, selalu sedia.
Bahkan di pagi-pagi buta untuk sebuah hal sepele pun tetap ada. Ah
indahnya!!! Kami berempat, 3 orang
wanita dan 1 orang lelaki cantik. Umur persahabatan kami tidak sebanyak mereka berempat di Gentleman’s
Dignity. Meskipun demikian kami berharap memiliki persahabatan seperti itu.
Saling memiliki, saling mengenal, saling mengerti, tapi tetap konyol dengan
karakter masing-masing yang kami miliki. Seberapa
jauh pun kami terpisah, sahabat tetaplah
sahabat. Meski telah bersama pasangan masing-masing, sahabat tetaplah sahabat.
Selamanya!!
4. The Fact :
Saya sangat mengagumi Kim Do Jin!!! Dua sahabat saya pun
demikian. Kim Do Jin bagaikan lelaki impian tiap wanita. ^^ Silahkan menonton
dan menilai sendiri ^^
5. Penampakannya :
![]() |
| Ki-Ka : Im Tae San, Kim Do Jin, Choi Yoon, Lee Jung Rok |
![]() |
| Kim Do Jin.. Lelaki Impian DeeC, Rahel dan K' Arly |
![]() |
| Scene Terfavorit!!! ^^ So Sweet!! |


