23.8.13

..Yang Nyata..

Haruskah aku mencintai mu?
Haruskah aku menyayangi mu?
Tanya ku saat mulai mengenal mu..
Tapi, aku sangsi!!
Kisah kita bahkan mungkin tak tertulis dalam takdir..
Terjadi begitu saja..

Bak kilatan cahaya..
Tiba-tiba..
Antara kedipan mata dan helaan napas ku..
Kau hadir..
Mengisi kekosongan hati yang rapuh..
Mengganti dia yang perlahan ku tinggalkan..

Tapi..
Ku temukan dia kembali dalam diri mu..
Lalu..
Kunikmati..
Tertawa bersama mu..
Bercanda dengan mu..
Semua yang dulu kulakukan bersamanya..
Bedanya..
Kau nyata..
Bisa ku sentuh..
Bisa ku dekap..
Bisa ku cumbu..
Bukan utopia dalam penantian panjang ku..

Hari-hari ku indah..
Penuh warna bak bianglala di birunya langit..
Sosok lelaki tua yang dulu kucari dalam dirinya..
Kini kutemukan kembali dalam diri mu..
Membangkitkan kembali asa yang perlahan ku kubur dalam kenangan..
Aku bahagia..
Ya.. ku akui..
Aku bahagia..

Lalu..
Waktu seakan kembali mempermainkan perasaan ku..
Tanpa peduli.. terus bergulir..
Mengharuskan aku mengucapkan selamat tinggal..
Meninggalkan bahagia yang baru kurengkuh..
Meninggalkan diri mu yang baru saja ku sayang..
Perih memang..
Tapi ini keharusan..demi masa depan..

Kini.. di sini..
Aku menulis untaian kata ini..
Akhirnya ku sadari..Aku menyayangi mu..
Tulus ku katakan..
Ternyata kata-kata ketus mu mampu membuat ku merindu..
Emosi mu yang meledak-ledak itu..
Selalu membuat ku ingin menenangkan mu..
Ingin rasanya kembali memeluk dan mendekap mu..
Mengucapkan aku menyayangi mu dan tak ingin melepaskan mu..

Tapi aku memilih tak egois..
Saat ini..aku memilih menyayangi mu..
Tapi tak ingin memiliki mu..
Membiarkan jiwa muda mu bertualang..
Bak rajawali muda yang bebas mengepakkan sayapnya..
Kemana pun kau mau.. terbanglah..
Kau bebas menyayangi ku..atau pun tidak..
Kau pun bebas menyayangi  dia..dan dia-dia yang lain..
Tak sedikit pun niat ku mengurung mu dalam sangkar emas..
Bebaslah..
Saat sayap-sayap mu masih kuat dikepakkan..
Terbanglah..
Namun, saat  kau tak berdaya lagi mengepakkan sayap mu..
Pulanglah..
Aku masih menunggu..
Menunggu saat aku ingin memiliki diri mu seutuhnya..

Ingatlah..
Aku menyayangi mu..
Meski tak banyak kisah yang kita ukir bersama..
Ingatlah..
Jika suatu saat nanti kau tak ingin pulang pun..
Aku tetap menyayangi mu..
Karena kau yang nyata diantara dia yang tak nyata..
Terima Kasih..



#fiuh# 132208

19.8.13

#Quote 5

Maaf jika hati ini salah!! Aku hanya tak kuasa menyayangi dan membenci mu secara bersamaan.

13.7.13

GoodBye My Room..GoodBye My Freedom!!

Keluar dari sebuah zona nyaman memang selalu tak menyenangkan.  Berasa seperti nano-nano, manis asam asin rame rasanya. Tapi jika ini sebuah keharusan, mau tak mau kita harus menikmati rasa nano-nano ini. Kemarin saya harus meninggalkan sebuah zona nyaman setelah 9 tahun saya nikmati. Zona nyaman yang saya sebut “kost”. Ya, setelah 9 tahun menjadi anak kost, kemarin saya melepaskan gelar itu.

Terkadang saya merasa, hak pribadi saya dirampas. Setelah 9 tahun memiliki kamar pribadi yang tak bisa diganggu gugat oleh siapa pun, sekarang harus mengikuti aturan-aturan yang berlaku di rumah.  Mau kemana-mana harus laporan dulu. Beda sama masa anak kost, mau kemana asal kaki melangkah, silahkan saja.  Dulu mau tidur jam berapa, mau bangun jam berapa, mau makan jam berapa, mau mandi jam berapa tak pernah ada yang protes.  Suka-suka saya saja. Sekarang, jam 12 masih tongkrongin tv udah di omelin. Jam 7 pagi belum bangun, sudah diteriakin. Jam 5 sore belum mandi, udah ditarik-tarik masuk kamar mandi  (eh, gak sampe ditarik-tarik juga kali) -_-. Pokoknya semua ada aturannya.

Entah, harus merasa senang atau sedih. Ya gitu, rasanya nano-nano, manis asam asin rame rasanya.  Di satu sisi berasa ada yang perhatiin kalau belum makan, trus diteriakin. Tapi kadang berasa kebebasan saya dijajah juga. Saat ingin nonton film jam 1 malem, udah disuruh tidur. Yang parahnya, kalau telponan masih sering “dikupingin”. What??????? Saya umur 26 tahun sekarang!! Masa telponan sama teman atau cowok tak boleh juga?  Kadang pengen teriak give me back my freedom!! Hahaha lebay dikit. Tapi, ini yang namanya pilihan. Tak mungkin saya harus hidup terus di kostan. Mungkin juga sih, tapi isi kantong tak memungkinkan. Hahaha.  So? Mau tak mau, suka tak suka, it is a must!! Iya, ini keharusan!! Tak bisa ditawar-tawar.

Sepertinya nikmati aja.  Di protes-protes bagaimana pun, tak akan merubah keadaan. Saat ini keadaannya sedang seperti ini.  Yang bisa dilakuin hanya nikmati, adaptasi, dan cepat cari kerja.. biar segera move out dan dapat kebebasan lagi. J  Saat keadaan sedang tak menyenangkan, nikmati saja. Biar punya cerita. Kalau hidup menyenangkan terus, kayaknya monoton. Perlu ada yang tak menyenangkan biar kelihatan dinamika hidupnya. Hahaha Beginilah kata-kata pengharapan bagi mereka yang hampir putus asa!! Tak mengapa, biar tak jadi putus asa!!


Well, selamat Tinggal 9 tahun penuh kenangan!!  Selamat tinggal kamar penuh cerita.  Jujur neh, dari cerita yang baik-baik sampai cerita yang buruk-buruk pernah tercipta di kamar itu. J  Kalau dinding bisa bercerita, mungkin sejuta cerita akan diceritakannya. Sampai nanti, entah kapan akan saya kunjungi lagi. Semoga penghuni baru mu, akan mencintai mu sebagaimana saya mencintai mu J

~My Lovely Room~

~The Handprint has made by paint, hand and FRIENDSHIP~