Tadi sore saat melalui jalan paling lurus sedaratan Flores (sejauh yang saya kunjungi ya), tiba-tiba pengen berhenti sejenak, menikmati luasnya hamparan sawah sehabis hujan. Tanah di petak-petak sawah itu masih berlumpur, tunas-tunas padi pun masih belia. Saya duduk ditepi jalan, lalu mengeluarkan senjata andalan untuk mengabadikan momen.
Di antara sejumlah momen yang berhasil ditangkap, ada satu yang memberi kesan.
Kembali saat melihat foto ini, tiba-tiba naluri pujangga saya bergelora. Alhasil jadi satu post di IG dengan caption ..“Nyaman itu…saat melangkah bersama mu melewati tanah berlumpur.. menyongsong senja..” dengan salah satu hashtag #romantismesandaljepit. Di beberapa menit kemudian, saya berpikir tentang hal ini.
Sandal jepit tidak menutup kaki seluruhnya.
Sandal jepit adalah pasangan kaki. Namun berbeda dengan sepatu, sendal jepit tidak diciptakan untuk mengekang kaki. Sendal jepit memberikan ruang yang luas untuk kaki bernapas, terbakar sinar matahari, menikmati basah air hujan, tergores duri semak belukar, bahkan menjadi kotor karena lumpur sawah. Sendal jepit juga memungkinkan orang melihat jari-jari kaki yang cantik dan terawat. Bandingkan dengan sepatu,kaki mungkin akan tetap terjaga bersih, kering dan mulus. Tapi dengan keadaan tertutup tanpa sirkulasi udara yang baik, kaki akan berkeringat, menjadi bau dan bahkan tumbuh jamur.
Demikian pula dengan hubungan. Hubungan yang romantis adalah hubungan yang mampu memberikan ruang yang luas bagi pasangan untuk bernapas, melakukan aktifitas masing-masing, memiliki kehidupan masing-masing, bahkan memiliki rahasia masing-masing. Pasangan tidak perlu dikekang agar terjaga dan tidak direbut orang.
Walaupun tidak menutup kaki seluruhnya, sandal jepit tak lepas saat melangkah.
Ya, walaupun tidak mengekang kaki, sandal jepit tak lepas saat melangkah. Sendal jepit didesain dan diciptakan dengan titik-titik tertentu yang sesuai dan menyatu dengan kaki. Dengan begitu, sandal jepit tidak akan lepas saat kaki mulai melangkah. Hubungan yang romantis bukanlah hubungan yang mengekang, namun hubungan yang mampu menciptakan titik-titik tertentu yang menyatukan kita dengan pasangan. Walaupun sama-sama sibuk dengan aktifitas, urusan dan kehidupan masing-masing, kita tetap sadar akan keberadaan pasangan kita. Saat hubungan melangkah lebih jauh, kita dan pasangan tetap menyatu dan tak lepas.
Sendal jepit itu sepasang, bukan sebelah.
Entah apa rasanya melangkah hanya dengan sendal jepit sebelah. Pasti ada yang kurang. Sendal jepit diciptakan sepasang, tidak sebelah. Yang sebelah kiri melengkapi yang kanan dan begitu pun sebaliknya. Hal yang sama berlaku dalam hubungan. Hubungan yang romantis adalah hubungan yang saling melengkapi. Kita melengkapi kekurangan pasangan dengan kelebihan kita dan begitu pun sebaliknya.
Sendal jepit menemani kaki untuk berjalan beriringan
Sendal sebelah kiri menemani kaki kiri dan sebelah kanan menemani kaki kanan. Namun bukan berarti yang kiri mendominasi yang kanan atau sebaliknya. Langkah kaki harus bergantian dan beriringan agar proses berjalan menjadi normal. Bayangkan saja jika hanya sendal dan kaki kiri yang boleh melangkah duluan dan diikuti kaki kanan atau pun sebaliknya. Apakah kita bisa berjalan normal?
Hubungan yang romantis dan normal adalah hubungan yang tidak mendominasi. Kita dan pasangan sama-sama melangkah beriringan dan bergantian untuk menciptakan harmoni hubungan yang indah. Jika ada yang ingin mendominasi, pasti hubungan menjadi tidak normal dan kehilangan romantismenya.
Sendal Jepit bikin nyaman
Sampai di poin kelima ini masalah “rasa”. Kalau rasanya nyaman ya pasti nyaman, kalau ga, ya ga nyaman. Ah… begitulah kalau soal rasa, relatif. Bagi saya sandal jepit itu paling nyaman, dibandingkan high heels yang bikin pegel kaki dan susah jalan. Tapi bagi wanita lain, mungkin kebalikannya.
Jadi, hubungan yang romantis juga soal rasa. Kalau ga ada rasa bagaimana bisa romantis?? Jadi jangan dipaksakan kalau ga ada rasa. Yang nyaman pasti romantis, yang romantis juga pasti nyaman.
Ahhh, malem-malem nulis romantisme bikin sedikit baper. Hahahahha
Jadi pengen punya pacar kan??
Iyaaaaaa…
Semoga aja besok nemu di sawah berlumpur.. biar ada yang nemenin liat senja esok hari…
Kalau ga ada pun…sandal jepit saya tetap nyaman..dan romantis…
#romantismesandaljepit
