4.5.13

..Aku Berhenti..Bahagialah!!

Aku bercerita lagi..
Dan entah untuk kesekian kalinya.. aku masih terus bercerita tentang kamu..
Kenapa?
Ini selalu kupertanyakan.. kenapa aku masih terus bercerita tentang kamu?
Apa yang membuat kamu terus menempel di labirin-labirin otakku?

Di saat aku kesal, kecewa, marah, dengan semua perlakuan mu..
Ku putuskan untuk pergi meninggalkan mu..
Tapi? Apa? Aku kembali juga pada mu..
Kembali pada semua hal semu yang begitu ku nikmati..

Tanpa kau dan aku sadari.. hati ini terluka..
Aku pun bahkan tak menyadari..
Luka ini terlalu nikmat..
Ya, terlalu nikmat!! Kuakui itu!!
Tapi, hanya luka yang tersisa sore ini.. tanpa kenikmatan..

Di sini.. di tepi ranjang ini.. dalam gelapnya malam..
Ingin ku katakan untuk sekian kalinya lagi..
Aku sayang kamu..
Sungguh..
Naif memang..
Tapi itulah yang kurasakan..
Bodohnya aku bukan?
Tapi aku tak sanggup menipu diri sendiri..
Tak sanggup lagi..

Aku mencoba berdiri pada pijakan kaki mu..
Mencoba merasakan apa yang kau rasakan..
Mungkin aku salah.. mungkin aku keliru..
Tapi cinta yang lalu masih sulit kau lupakan..
Aku tak pernah menyalahkan mu.. aku tak ingin menghakimi mu..
Karena kau punya hati..hati yang tak bisa dipaksakan..

Lalu aku harus memilih..
Ku pilih kau bahagia..
Tak ingin lagi aku menjadi parasit dalam hidup mu..
Yang terus merongrong kebahagiaan mu..
Kamu berhak bahagia yank..
Dan itu tak mungkin bersama ku..
Terlalu lebar jurang diantara kita..
Aku pesimis..

Tak mengapa terluka.. aku sudah terbiasa terluka..
Kau bilang aku cukup tegar bukan?
Dan sekarang aku ingin menunjukkan pada mu bahwa.. aku cukup tegar untuk membiarkan mu bahagia..
Bahagialah...
Ku titipkan nama mu di setiap doa ku..
Semoga kau sehat selalu.. kau banyak rejeki.. dan kau enteng jodoh.. itu yang selalu kau inginkan bukan?
Aku merindukan tertawa bersama mu..
Sisakan segelak tawa untuk ku.. jika suatu hari kita bertemu.. kapan? entahlah..

Kau.. kisah yang tak pernah terpikirkan.. tak pernah terbayangkan.. namun akan selalu kuingat..
Aku akan berhenti berharap memiliki mu..
Aku akan berhenti berharap menikmati secangkir kopi hangat sambil bersandar pada mu saat menonton beberapa buah film..
Aku akan berhenti berharap menoleh pada mu dan berteriak yank, udin, juga perut karung..
Aku akan berhenti berharap duduk bersama mu di tepian ranjang dan memperdebatkan hal-hal yang bisa kita perdebatkan..
Aku akan berhenti berharap menatap senja dan tertawa bersama mu..
Dan, aku akan berhenti berharap berdiri di depan mu.. menatap mu.. dan bilang Aku sayang pada mu..
Tapi.. aku tak akan berhenti berharap kau bahagia selamanya..
Bahagialah kasih..